Teknik Jitu Memutus Rantai Sandwich Generation

Dalam masa kehidupan setiap orang memiliki beban hidup yang berbeda-beda dan tergantung dari bagaimana cara mereka mengatasinya. Belum lama ini tren istilah Sandwich Generation atau generasi sandwich kerap terdengar di berbagai sosial media. Sebagian dari lapisan masyarakat justru berpikiran kalau istilah ini adalah trend. Lantas apa sih sebenarnya generasi sandwich itu? Kenapa banyak anak muda yang menggunakan istilah ini untuk masa kehidupan saat ini?

Generasi sandwich pada dasarnya merupakan suatu istilah yang banyak digunakan guna menyebut seseorang yang memiliki beban hidup yang cukup berat atas dirinya sendiri, anak-anak dan orang tua. Penempatan kata Sandwich dalam istilah ini punĀ  karena mengacu pada mereka yang perlu membiayai generasi sebelum dan setelahnya, seperti roti lapis yang dihimpit oleh daging, keju dan sayuran.

Teknik Jitu Memutus Rantai Sandwich Generation

Generasi sandwich yang tengah menjadi perbincangan hangat belakangan terakhir ini, disebut-sebut sebagai kutukan jika Anda tidak berusaha untuk memutus mata rantainya. Bahkan, bisa jadi Anda saat ini menjadi penopang keluarga, dan bisa juga dikala hari tua kelak Anda menjadi beban untuk si anak tersebut.

Pada umumnya, generasi sandwich lahir dari orang tua yang telah tidak produktif lagi. Berdasarkan beberapa sumber terupdate, ditemukan beberapa pemicu terjadinya generasi sandwich diantaranya:

  • Minimnya perencanaan dan pengetahuan finansial jangka panjang
  • Tuntutan akan kebutuhan sosial yang tinggi
  • Adanya kelaziman timbal balik kepada orang tua
  • Orang yang sebelumnya adalah generasi sandwich

Seperti bunyi istilahnya, dimana generasi ini adalah generasi himpitan, generasi tumpukan, generasi roti jepit dan generasi terjepit yang mana golongan generasi ini adalah para orang dewasa paruh baya yang merawat orang tua mereka yang telah lanjut usia dan merawat anak-anak sendiri.

Tak sampai disini saja, Generasi Sandwich juga tentunya mempunyai resiko atau dampak negatif bagi mereka yang mengalaminya, dibawah ini beberapa dampak yang ditimbulkan pada generasi roti terjepit, antara lain:

  1. Tingkat stress yang lebih meningkat
  2. Perasan bersalah atau merasa selalu tidak pernah puas
  3. Mudah merasa khawatir dan cemas
  4. Burnout dan mental pada diri sendiri

Pada dasarnya hal ini akan terus terjadi berkala. Umumnya, orang tua yang dihidup generasi sandwich sebelumnya akan mengalami hal yang sama, sehingga memiliki potensi untuk melakukan hal serupa pada generasi selanjutnya. Namun, bukan berarti generasi sandwich tidak dapat diputus mata rantainya.

Teknik Jitu Memutus Rantai Sandwich Generation

Financial akan selalu menjadi masalah krusial dalam kehidupan. Kebutuhan hidup sehari-hari tentu membutuhkan finansial yang cukup, apalagi dalam menjaga orang tua, sekolah anak dan masih banyak lagi hal-hal lainnya.

Kunci utama dalam memutus mata rantai Sandwich Generation adalah dengan mempersiapkan diri agar dapat lebih mandiri secara finansial setelah pensiun. Tidak hanya itu saja, Anda yang notabennya sebagai seorang generasi produktif, tentu harus bisa mempersiapkan anak Anda untuk dapat belajar pengelolaan keuangan dan investasi sedini mungkin. Adapun cara untuk memutus kutuan mata rantai dari generasi sandwich, antara lain sebagai berikut ini:

  • Mengelola finansial dengan bijak
  • Mencatat setiap pengeluaran dan pemasukan
  • Memiliki penghasilan cukup dan tidak dari satu sumber penghasilan saja
  • Bicarakan bersama kerabat
  • Menabung dan berinvestasi
  • Mempersiapkan kebutuhan anak di masa depan

Jika Anda termasuk sebagai generasi sandwich dan ingin memutus mata rantai dari generasi ini, sebaiknya Anda terapkan beberapa cara diatas untuk menjadikan Anda lebih terbebas dari tekanan-tekanan yang selama ini membebani.